London by night II

Foto dari jalan** kemaren malem. It might be the way I apriciate the city I live in and I think,  I have been institutionalised by this very city , city of Angels? no, it’s just London.

Deket Greenwich Piers
105_0543_2

The Greenwich Piers
105_0554_1

Old Royal Naval Campus, University of Greenwich
105_0567

Tower Bridge
106_0603

Tower Bridge
105_0597

University of Greenwich
105_0573

View by Old Royal Naval Campus
105_0561

Don’t know what they are
106_0607

Vauxhall Bridge?
105_0590

Tower Bridge by the Thames
105_0596

It’ London all about: Past, present, beauty and diversity
Img_0420

3 Responses to “London by night II”

  1. Onny Vitadini Says:

    fantastic pictures..lebih bagus lagi kalo aku ada di sana hehehe…

  2. dewi Says:

    Thanks to Photography

    Seorang teman mengatakan bahwa reality sucks. Jean Baudrillard dalam banyak kesempatan mengatakan bahwa kebenaran adalah apa yang harus ditertawakan. Agen Mulder dengan pasti menyimpulkan bahwa the truth is out there. Bagiku, kebenaran tersembunyi dalam diam. Maka apa yang tak dapat diucapkan harus dijaga dalam diam.

    Teknologi fotografi memampukan manusia untuk membekukan momen-momen kebenaran tersebut dalam diam. Pada awalnya, teknik fotografi hanya mampu menangkap obyek apa adanya mereka. Kemampuan untuk menghasilkan gambar sesuai aslinya ini bahkan dijadikan tagline sebuah merk kamera terkenal : seindah warna aslinya. Namun seiring berkembangnya teknik dan teknologi fotografi itu sendiri, obyek dan momen dapat diciptakan, di bentuk ulang, direkayasa untuk mendapatkan citraan-citraan tertentu. Fotografi memungkinkan kita bermain-main dengan realitas, bermain dengan tanda-tanda, merubah yang real menjadi hiperreal. Maka kebenaran adalah relativitas, bergantung pada alat, sudut pandang, dan cara kita memaknai obyek-obyek citraan tersebut.

    Dalam diam, obyek-obyek citraan tersebut berbicara. Dalam rentang ruang dan waktu setelahnya, ia tetap berkata-kata. Membekukan momen dan memanggilnya kembali. Membuka dialog dan memunculkan interpretasi. Fotografi menjadikan obyek-obyek tersebut tetap hidup menembus ruang dan waktu.

    Selamat bermain-main dengan kamera (baru?) ya…

  3. Erik-a Says:

    awesome..cool dude!!!

Leave a Reply